Langsung ke konten utama

Pembentukan HUKUM TUHAN yang tersyafaatkan

Hukum TUHAN menjelaskan apa-apa yang tinggi HIKMAHNYA,memberikan ruang internalisasi bagi pendidikan dan pengajaran yang terurai dan teridentifikasikan dalam beberapa hal yang mementingkan dan merayakan kehidupan, yang bermakna dan penuh keunikan. Keutuhan cara pandang dan bersifat holistik,bukan sekedar keseragaman, dalam bentuk HUKUMNYA yang terkodifikasikan dan tersistemasi secara teknologis baik leksikal maupun numerikal.

Bila dikaji dan divisikan dari kacamata fungsi Hukum TUHAN, yang dikaitkan dengan seluruh disiplin keilmuan yang berkembang kekinian dan terprogram baik,dalam kehidupan berulang reinkarnatif yang berdimensi material,immaterial dan spiritual yang menyatu,tidak ada lagi wilayah abu-abu dan mempertahankan status quo. Menggenabkan pengabsahan dan penidakabsahan,netralitas dan keberpihakan,sebagai sarana menciptakan hal-hal baru dan memproyeksi masa depan.Memainkan peran Hukum TUHAN sebagai media pensyafaatan proses legalisasi dan legislasi.

Kehidupan maknawi dalam dimensi material,immaterial dan spiritual melazimkan keberkahan harta yang bermakna luas dan mendalam.Bahan dasar yang tersebar dalam teks-teks  dan konteks-konteks kehidupan yang menjunjung tinggi makna Ilahi dan juga terserak di alam semesta,kemahlukan yang terkoneksi,berinteraksi secara beriman.dan berinterdependensi dalam ibadah, mejadi legal secara HUKUMNYA. Negatifitas,positifitas dan netralitas dalam pilihan penghakiman Ilahi sekaligus profetik,UtusanNYA'

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Do the Math

Information Technology

FutureLaw